Rabu, 10 Desember 2014

Sang Insan


Bersandar ku pada pundak yang kokoh
Pejamkan mata dan hangat terasa
Alunan suara berdendang penuhi ruang
Jemari menari melintasi pahatan kayu solid
Petikan senar yang kini jadi irama
Kurenggangkan kedua tangan dan kudekap
Berharap tubuh ini tak kan ada jarak
Ukiran senyum yang mampu cairkan suasana
Tatapan yang tak kan mampu marah saat melihatnya
Suara tawa yang mampu ukirkan senyum
Rengekan kecil yang membuat gelak tawa
Jemari panjang yang selalu mengusap pipi dan rambut
Tangan kekar yang sering mendekap tubuh ini
Bibir dengan kumis tipis mengecup kening
Tenang gelisah ini ku ukirkan senyum
Indah saat ku bayangkan sang insan selalu disini
Waktu sering kali curang ketika kita bersama
Ia seolah berlari tuk menarik jarum jam keangka lebih besar
Ia seperti air yang mengalir dengan deras
Memaksa sang mentari pergi tuk digantikan rembulan
Kaitan tangan pada sang jemari
Dengan tatapan rindang yang mampu hilangkan gelisah
Yaahh~ beginilah...
Disampingmu buat pikiran ku selalu melayang
Berjalan menjajakin tempat dimanapun berada
Berangan semua tertuang dalam potret memori
Hingga titik jenuh menyerang
Insan lain selalu menyisip diantara pelukan
Hati terkadang berjalan mencari ruang baru
Rasa yang mulai berjalan bersama angin
Godaan yang selalu merayu tuk ucapkan kata perpisahan
Kata yang mampu memecahkan ruang tanpa sisa
Dikunci sang mulut agar semua tak rusak begitu saja
Inilah peran potret kenangan
Saat potret kembali tuk pandang
Ukiran tawa yang menghangatkan
Mampu lelehkan benteng jenuh yang penuhi ruang
Singkirkan insan yang hanya merenggangkan dekapan
Kenangan tak kan pernah menguap tanpa bekas

Love is know where it will go home..belive it

READ MORE - Sang Insan

Jumat, 05 September 2014

Waktu

Bising memenuhi isi detik waktu
Lantunan melody jazz memenuhi ruang telinga
Bibir dan pipi terpahat keatas
Nuansa sejuk penuhi indra
Hangat sosok insan menemani malam ini
Pejamkan dan rasakan dengan indra
Alunan ...hembusan ...hentakan ...
Sekejap kau hentikan semua
Kau beri sandi seakan ini pelatihan pramuka
Ku ikuti namun ku tak mampu berkata
Awang melayang dengan gelombang
Tuangan yang memaksa tuk tetap tersadar
Gelombang getaran kau kaitkan jari
Oh God...I can't
Getaran es yang berharap adanya matahari
Aliran darah seketika mengalir perlahan
Baitan kalimat berusaha menjelaskan
Namun kau tuntut satu kata
Seperti gangsing yang berputar dikepala
Berangan ini berada dikamar dan memejamkan mata
Kaitan kau jadikan genggaman
Berharap mentari datang lebih cepat
Gerakan kepala jawaban untuk sebuah kata
Es....menjadi es....
Getaran gelombang pasak yang kemudian berhenti
Bongkahan es tegak membisu
Bisu...sepi...sunyi
Alunan berhenti seakan memberi arti
Langkah berjalan berharap ingin cepat menghilang
Rangkulan seolah ingin menenangkan
Hilir angin semebak dimalam ini
Menjadikan bongkahan semakin diam membisu
Rangkaian kata yang tersandat ditenggorokan membuatku bisu
Pahatan bibir yang terlihat sempurna
Namun tetap menembus pecahan didalam sana
Kaitan jari yang mungkin jadi terakhir
Membawa pergi tanpa mampu mendengan simfoni hati
Inilah tadi, tempat yang kuharapkan tadi
Tapi tidak dengan batu es yang kemudian pergi
Pejamkan indra menerawang membayang sang angan
Terasa irisan pedih teringat pahatan bibir terbang
Jari bercemeloteh diatas keyboard tuk tuangkan isi tenggorokan
Itu teks yaa teks...sekedar uraian tulisan
Yang terkadang dibaca namun tak dipahami
Diliat tanpa mampu mengerti
Jari berlari cepat dari satu huruf ke huruf yang lain
Terkadang terhenti karna sadar ini semua tak kan berarti
Tapi tetap coba kutuang yang ku rasa mampu kau hayati
Walau akhir tak kan berganti
Tapi justru semakin meruncing
Terbesit pecahan dibalik ukiran pipi
Itu cukup membuat ku merasakan lebih pedih
Ingin kumiliki segala putaran detik
Akan kuubah tingkah ini
Hingga semua ini tak kan terjadi
Agar kau tak salah tangkap arti
Mentari tak kan terbit dimalam hari
Ia menanti waktu berjalan menjemput
Walau kau gelincirkan sang bulan untuk pergi
Menarik mentari tuk isikan posisi nya itu tak kan mungkin
Waktu suatu hal yang tak kan kembali jika kau ingin
Tak kan hadir jika kau tak mau menanti
READ MORE - Waktu

Minggu, 20 April 2014

Buku Sang Kalajengking



Ketika harga diri adalah harga mati buat kita berdua
Menunduk merupakan cabikan logika
Saat kau mendangak bagaikan dewa
Sayatan lidah pada hati adalah rutinitas
Perisai berkarat kau tancap dengan pahatan ekor kalajengking
Goresan nanah kau pahat dengan bangga

Ketika kalajengking saling beradu
Dulu tentang siapa yang paling kuat berdiri
Tanpa tunduk tuk jatuhkan harga diri
Selembar berlembar tanggal bulan dan tahun mulai berganti
Cabikanmu tak pernah tersaingi

Dalam ukiran tawa kupendam tangis kecewa berbuah amarah
Lubang kubur buku hitam ku gali dan ku pendam
Air laut mengikis tangga kerajaan
Tahtamu mulai goyah
Air pasang mendobrak hati nurani
Tuh kikiskan sang kalajengking berhati besi

Kerajaan yang ku pahat dengan tubuh terukir sayatan nanah
Tak kan mudah tumbang
Kau lepas mahkota munuruni tahtamu
Berjalan menuju kerajaanku sambil tertunduk melambai
Gelegar emosi coba kututup saat pintu mulai kau buka
Uluran tangan dengan pecahan kaca yang pernah kau lempar

Kupandang dengan tatapan benci penuh emosi
Tersenyum tunduk kau susun pecahan
Mencoba menghapus nanah pada pahatan tubuh ini
Kuburan buku hitam terkoyak mulai bangkit
Terbuka lembaran darah dengan irisan perisai berkarat
Puing kaca dan berlembar kertas hitam mulai kau susun
Ku tetap membisu

Baitan irama penenang hati terlantun
Menutup semua pintu keraguan yang pernah muncul
Kulepas mahkota harga diri
Tertunduk memungut serpihan hati
Kuulurkan buku hitam tentang kalajengking yang saling beradu
Terukir bibir rasa pahit saat beberapa lembar mulai disusun
Selsaikan buku hitam ini
Tutup dan kubur
Ukir lebaran baru
Mulai bersanding dua kalajengking dengan buku baru
READ MORE - Buku Sang Kalajengking

Sabtu, 19 April 2014

Pantai Poktunggal

Pantai poktunggal yang bertepat diwonosari, ujung pantai dari segala pantai (menurutku) penuh perjuangan buat sampai ke sana, waktu melewati pantai indrayanti ada keinginan buat singgah sejenak, tapi terus lanjut aja lah, udah siang ntar kelamaan diindrayanti malah kacau acara. Lagian kesana juga bebarengan sama temen-temen, hoho
Cuss aku kasih fotonya aja yaa
Ini baru mau berangkat

Nyampe udah exis (catetan : itu kacamata cap pinjem punya anita, sori gue ga modal --")

Warna lautnya amat sangat menggoda

Sori gue nyeker khukhukhu

Sunset di pegunungan sebelah barat

Ni gazebo nyewa 20.000(mahal kan ?)
Untung aku fotonya pas penjaga ga ada jadi ga perlu bayar hoho

Ni dari pegunungan sisi timur (catetan: ni foto jelek hasil perjuangan, depannya udah jurang itu x_x)



Dah segitu aja fotonya, mungkin bakal aku tambahin beberapa soalnya yang lain di kamera temen. Ini aja foto pake HP --"
Tapi aku tetep cinta HP ku :*:*:* {}
READ MORE - Pantai Poktunggal

Jumat, 18 April 2014

My Biografi



Salam sejahtera buat kita semua (serasa mau pidato aja), kali ini enggak mau ngepost tentang hal serius sih, hanya tentang atau lebih tepatnya demi tugas :D. Hai kakak asdos yang dapet giliran baca tugas aku, selamat dating di blog ku ya, salam cinta pokoknya :* cuss yuk…..
Sesuai biografi di blog nama saya Nurul Hamidah Pangestu biasa dipanggil Ham, midah, midat, hamid, nurul, uyung atau mbag lulung, disini saya tidak akan memberikan tariff bagi siapapun yang mau manggil, tinggal pilih aja (duh, aku baik banget yak) terlahir didunia ini pada tanggal 5 November di kota istimewa yaitu Yogyakarta dan berada pada kecamatan berpenghasilan pajak terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Sleman, saya merupakan anak ke2 dari 3 bersaudara, dan dari 3 bersaudara saya paling enggak cantik - -“ padahal kakak dan adik saya cowo loh, kakak saya Ariana Singgih Pangestu biasa dipanggil Singgih atau Kimbi (yang boleh manggil kimbi hanya saya dan kimbi lainnya) saya mengatakan dia itu cantik, why ? karna bulu matannya lentik, putih dan saya iri akan hal itu - -“ (kenapa saya yang cewe justruh tidak lentik dan berkulit putih?) adik saya Sulistyo Bimo Pangestu biasa saya panggil Kucung, dia apalagi x_x memiliki pahatan wajah yang bias saya katakana itu adalah pahatan wajah wanita karena bulu matanya lentik sekali, hidung kecil dan mancung, bibir dengan lekukan sempurna *hoho dan lagi dia memiliki kulit sawo matang yang benar-benar membuat dia terlihat cowo (coba kalo putih kaya kakak ku mungkin dia enggak pantas jadi cowo :3) and see nama belakang kita sama dan aku suka itu (bangga) Kami bertiga terlahir didunia ini dari seorang wanita yang cantik dan lembut, seorang yang saya saying dan cinta dengan sepenuh hati yaitu mama Giyanti sering saya panggil Kanjeng dan seorang lelaki yang gagah perkasa (serasa superhero aja ya ? gapapa :D) Giyanto yang biasa saya panggil Babe, and see see see nama mereka mirip kaaan ? lucu kan ? aku juga pengen nama suami aku mirip sama aku kelak (ham, sadar..kamu jomblo..oiya lupa x_x)
Saya sedikit bingung menceritakan tentang diri saya disini karna harus menggunakan bahasa yang formal, sehingga saya jadi tidak tau mau memulai dari mana. Apa adanya saja, mungkin jika membaca post sebelumnya bakalan paham saya orang nya seperti apa, saya tidak memiliki hobi yang benar-benar mampu membuat saya bahagia (sepertinya) tapi itu dulu, sebelum saya mengikuti seminar dengan bintang tamu Raditya Dika di UMY yang mengatakan hobi merupakan suatu hal yang mampu membuat kita lupa akan waktu ketika kita sedang melakukannya. Dan saya mengambil kesimpulan ada beberapa hal yang mampu membuat ku lupa akan waktu yaitu, menulis cerita tentang kehidupanku sendiri, membaca komik, menonton film terutama film korea berbau romen (hohoho), nongkrong dimana pun itu, tiduran, berkaca dan senyum-senyum sendiri. Mungkin ada beberapa lainnya tapi itu tergantung mood aja jika mau ngerjain hal lain. Lebih sering menyibukkan diri dengan diri sendiri daripada urusan orang lain, kecuali orang yang memiliki daya tarik tersendiri contohnya temen sekelas di Manajemen A Wiwin atau biasa dipanggil tebeeng, haloo saying selamat menikmati membaca blog ku yaa *hoho, tebeeng itu sering membuat rangkaian kata yang menurutku itu bahasanya terlalu tinggi karna seringkali (bukan hanya kadang) aku enggak paham apa yang sedang dimaksutnya, sering mendapat inspirasi dari KOPI and I like this. Mungkin setelah membuat blog aku berharap kamu menyatukan semua rangkaian kata-katamu ke dalam baitan puisi yang mampu aku baca dan nikmati J
Hal lain tentang diriku yang mampu aku ceritakan yaitu aku merupakan orang yang egois J, banyak hal buruk pada diriku yang tak mampu aku ungkapkan satu persatu (dan sepertinya itu juga ga perlu) ok lanjutt..
Waktu kecil saya disekolahkan di TK Aisiyah Bustanul Alfa depan rumah, karna jarak umurku dan kakak ku hanya 1tahun 4bulan maka sekolahnya sering berangkat bersama, nothing special the future, hanya 1 hal yang aku ingat sampai saat ini adalah ketika aku berada di bangku TK kecil bertanya kepada Bu Guru “bu, kalau menghitungnya pake jari terus 6+7= berapa ?” karna dulu gaya berhitung masih manual dengan 10 jari jadi saya bertanya, dan sang guru itu tiba-tiba *tuk memukul kepalaku dengan sebuah pensil dia menjelaskan dengan sedikit marah aku yang waktu itu memang tidak pernah dipukul sama kanjeng ku jadi diem (ngambeg ceritanya) dan alhasil tidak memperhatikan apa yang dikatakan oleh Bu Guru itu dan langsung duduk dikursi mengemasi buku dan berjalan pulang, bu Guru memanggilku dan aku hanya diam. Sampai dirumah aku ga bicara sepatah katapun pada siapapun kecuali ketika kanjeng ku mendekatiku mengelus rambut pendekku dan bertanya “jam berapa ini ko sudah pulang ? mau liat teletubis ?” dan akhirnya aku crita sambil menangis (hal sepele memang, dan dulu aku memang cengeng jika didepan kanjeng) kanjeng hanya tersenyum dan itu sudah membuat ku lupa sama bu Guru, akhirnya besoknya aku tetap berangkat sekolah walau tidak lagi bertanya kepada sang guru.
Memasuki bangku selanjut nya yaitu Sekolah Dasar (SD), disini hal menarik yang terjadi adalah ketika kakak saya dipindahkan kelasnya ke gedung utara dan saya tetap digedung selatan, saya ngambeg sama bu Guru (lagi) karena tidak sekelas dengan kakak saya (kakak saya kelas3 mengalami kecelakaan yang menyebabkan amnesia beberapa bulan yang membuatnya lupa akan pelajaran dan diharuskan mengulang kelas3 sebenarnya tidak hanya pelajaran, dia juga lupa sama keluarga dan namanya sendiri)
Dan saya akhirnya ikut dipindahkan ke kelas utara dan mulai berinteraksi dengan lingkungan baru, karena dari kecil saya kalau bicara itu suka apa adanya sehingga jika Guru berkata apa yang menurut saya aneh saya akan langsung bertanya, itu membuat hubunganku baik dengan Guru Wali Kelasku dan dipercaya untuk mengikuti beberapa lomba antar sekolah walau hanya merain juara ke 2, waktu itu saya lebih suka menggambar dan olahraga, nilai keterampilan dan olahraga ku selalu baik. Itu berlangsung hingga Sekolah Menengah Pertama nilai terbaikku hanya keterampilan dan olahraga, tapi itu berhenti ketika kelas 3 saya mengalami kecelakaan, sebenarnya tidak serius juga jika dilihat dari luar namun dampak nya terjadi ketika Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang biasanya saya selalu lulus seleksi tonti saya menjadi tergeser dan itu saya anggap biasa, pikiran saya hanya tinggi badan tidak mencukupi walau sebenarnya di SMP saya masuk dalam barisan tonti. Hal itu terjawab ketika lulus SMK (hal ini saya tuang dalam blog berjudul My Skoliosis) sakit itu menjawab beberapa pertanyaan akan semuanya salah satunya ketika tinggi ku 155cm menjadi 153cm, saya berfikir tinggi badan orang seusia ku tidak mungkin menyusut karena masih dalam proses perkembangan dan ternyata memang ada yang salah pada tulang belakang ku dan kenyataan bahwa rekok lariku selalu menurun saat penilaian olahraga, walau nilai olahraga ku masih termasuk bagus namun ada sedikit rasa kurang puas dalam diriku secara pribadi.
Dan itu menjadi hal yang selalu aku pikirkan sampai saat ini :)
Sekarang sudah menginjak bangku kuliah ni(ciiee gue udah gede khukhukhu :D) kampus yang berletak di jl.glagahsari ini bener-bener jauh dari rumah, memakan waktu 30 menit untuk perjalanan (capek? bangeet,bosen? jelas,ngeluh? selalu, nyerah? ga ada dikamus tuh :D) dan karena dikampus ini pula saya ngepost tentang biografi ini, entah ini sebenarnya biografi beneran apa kagak yang jelas aku udah buat, catetan ni, katanya mba,asdos boleh dibuat uraian cerita jadi aku ceritain aja, kalau sekiranya salah berarti penjelasan tentang tugas tidak jelas diberikan (bukannya menyalahkan, hanya mencari aman. sama aja ya ? ok becanda..eh serius ...ah terserahlah)
Mungkin suatu saat akan ada saat aku memperbaiki tulisanku ini ketika aku sudah mengetahui bagaimana biografi yang benar, untuk saat ini mungkin hanya ini saja, makasih :) :*:*:*:* {}

READ MORE - My Biografi

Kamis, 06 Maret 2014

Ketika Mahma Mengungkap


Harapan yang kini menampar keras
Memupuk segala bibit jarum panas perusak kepercayaan
Kini menjadi akar jadi akar
Akar bibit jarum panas kini berkembang
Akar yang yang tak kan kandas hanya karna pukulan gondam pembunuh alam

Dalam setitik harapan dicerca segala kekecewaan
Itu menjadi saksi jadi saksi
Saksi cermin dalam segala tindakan
Dirimu dirimu
Dalam kala ukiran tawa selalu jadi besi penopang
Besi menyatu dalam blokade sisi kanan dan kiri
Dalam nyata kini hanya besi karat perusak sisi kehidupan
Sang karat penusuk perusak tulang belakang
Mental busuk wahai kau penjilat pantat
Mental busuk wahai mulut dalam lindungan pantat
Mental busuk wahai pantat dalam balutan sempak

Suara teriakan alam bawah sadar mulai berontak
Tak mampu hanya terlelap
Kini sadar kini bangkit
Tak hanya akar yang mulai berkembang
Kini daun kini batang
Bukan diriku jika hanya membisu
Karnamu karnamu
Jangan salahkan diriku

Goresan tinta darah dalam setiap ucapan
Tindakan ..diriku ..semua
Hanya ingin membuatmu jera
Tampilkan rasakan segala logika yang ada

Dirimu hancurkan bagai nikotin dalam manusia
Bahagia ..tertawa ..bersama ..itu semua hanya asa

Kini alam bawah sadar mulai berontak
Mencari blokade perisai tak berkarat
Bagai tugu monas berdiri tegak menantang awan
Buktikan
Tanpamu aku tetap kan bernafas
Lebih lepas
Lebih bebas
Dan akan tetap menjadi yang terkuat

~Nurul Hamidah Pangestu
READ MORE - Ketika Mahma Mengungkap

Rabu, 29 Januari 2014

Sidomukti

Duh, itu pembukaan yang sangat bagus ya, hoho
haii, untuk kesempatan kali ini aku mau ngepost tentang tempat pariwisata yang wajib dikunjungi yang bertepat di Bandungan, Ungaran, Semarang. Tempatnya masih asri, sejuk banget, dan kalau kamu beruntung kamu bisa dapetin momen berkabut seperti diatas awan, sayangnya ada beberapa foto yang tidak bisa aku unggah dikarenakan mmc eror :" (sediih banget kalo nginget hal itu)
Oke lanjuut, disini jalan nya sangat curam lebih enak sih pake montor daripada mobil, tapi jika sudah terbiasa atau ahli pakai mobil dipersilahkan sih, toh kalo kenapa-napa mimin ga nanggung *ups aku ga doa in yang jelek-jelek loh..sriiusan deh. Waktu aku sama kakak ku tersayng kesana kebetulan banget suasana nya dingin banget, dan dapet momet berkabut, awalnya aku ga suka kabut-kabutan, gimana mau suka ya jarak pandang kedepan aja enggak sampai 5meter --" dan drajat kemiringan jalannya aja kaya 75derajat apa enggak horor itu ? (ok aku becanda, aku ga sampai punya waktu luang menghitung derajat kemiringan jalannya ko)
Waktu sudah sampai dipintu masuk ada 2jalan yang jalan kebawah adalah taman bawah yaitu kolam renang dan area bermainnya, karena area taman bawah masih tertutup kabut kita milih naik dulu tapi seperti yang sudah aku ungkapkan tadi bahwa mmc rusak :" jadi aku upload yang taman bawah waktu kabut sudah mulai menghilang
 ini area bermain antara bukit kolam renang dan bukit strobery dibawahnya
mimin bahas dulu yang taman bawah ya, disini adalah kantinnya, walau ada aturan tidak boleh membawa makanan ringan diarea taman tapi disini juga menyediakan makanan dan minuman serta camilan (mungkin buat penglaris dikantinnya sih) disini yang aku suka adalah lambang dari sidomukti sendiri dan aku duduk dibangku no 4 lambangnya bagus deh, disini juga menyediakan aneka souvenir menarik seperti gantungan kunci, sticker, baju, topi dan sebangsa mereka
Ini baru menikmati pemandangan sambil duduk, soalnya ujan jadi ga mungkin aku basah-basahan juga --"
and see, sudah sedikit terlihat pemandangnnya kan haha
Bagi yang membawa anak kecil harap dijaga dengan hati-hati karena yang aku dudukin itu adalah batas jalan taman bawahnya, dan kalian tau itu bawahnya sekitar 2meter baru ada setapak tanah yang lebarnya mungkin 1meter dan itu langsung pepohonan yang curam (jadi berhati-hati, jangn main dorong diarea ini)
ini pepohonannya dan setapak jalannya hanya dari tanah tapi jikka diperhatikan itu sangat alami dan indaah :))
ini foto yang lebih jelas, entah kenapa foto kakak aku yang terlihat jelas pemandangannya bukan aku :"
lagi-lagi dan lagi pemandangan dengan sosok kakak ku lebih bagus, kita lihat saja tidak ada pembatas untukatas dan bawah (mungkin ini sedikit koreksi untuk pengelolanya karena saat aku sampai disana ada anak kecil yang lari-lari dan ibu nya selalu panik karena si anak selalu berada dipinggir jalan)
Kolam renang itu bisa digunakan tidak hanya untuk pajangan saja, tapi jika anda seseorang yang sedikit pemalu mungkin memilih untuk menikmatinya dengan kelopak mata karena tidak ada batasan antara pengunjung kantin dengan kolam renang, oiyaa, sebelah kananya kolam renang ini ada beberapa gazebo dipinggir-pinggir tempat bisa buat nongkrong atau sekedar tiduran. Dibawah kolam renang juga ada taman bermain buat anak-anak jika ingin ikutan flying fox tetapi dibawah umur disarankan untuk menggunakan area bermain yang telah disediaediakan oleh pihak pengelola (biar ga nangis gitu ceritanya)
jika anda mau memegang itu air hemmm dingin sedingi es teh pokoknya apalagi jika anda berani untuk berenang disini acungan jempol buat anda
akhirnya dapet momet saat enggak ada orang sama sekali, serasa tenang dan damai, disini juga ada hotel yang disediakan untuk yang ingin menginap dan menikmati lebih lama pemandangan dan kenikamatan suasanan disini, buat tarif hotel sayangnya aku ga tau karena aku ga menginap disini --"
jengjeng, ini taman atas foto yang tersisa :"
jika tadi sudah membahas tentang taman bawah kini jika anda memilih untuk pergi ke taman atas jalannya lebih WOW curamnya tetapi dijamin lebih dingin juga hehe, sialnya waktu aku sampai itu kebun kopinya baru direnovasi karena akan dibangun cafe :" apess deh
itu foto diatas Goa, tapi aku lupa juga itu Goa namanya apaan hehe, s\ada yang lebih menarik perhatian daripada Goa tersebut yaitu adalah air terjun yang berada dipuncak pegunungan, tapi aku belum ada kesempatan untuk menginnjakkan kaki keatas sana karena ternyata kakak ku jga baru tau air terjunnya boleh dikunjungi, memakan waktu beberapa jam dan memerlukan beberapa persiapan jika ingin keatas jadi tidak bisa langsung aku jajaki itu air terjun
ini jalan menuju air terjunnya, sudah sempet jalan beberapa lama tetapi karena saat itu kabut dan tidak ada persiapan jadisebelum sampai yaa kita menikmati suasana aja dan kemudian turun. Di sini ada juga paket Camping beserta pemandunya tapi aku lupa juga itu brosur aku taroh mana --"
mungkin itu saja yang bisa aku ceritakan, jika mmc sudah ga ngambeg mungkin akan aku tambah beberapa foto (walau sebenarnya ga mungkin) atau jika diberika kesempatan untuk kesana lagi akan aku post :))
Selamat mengunjungi (serasa pemandu wisata aja --")
READ MORE - Sidomukti